7 Prompt Headline Generator yang Bikin Iklan Kamu Nempel di Kepala Audiens

by Hendra Kuang  - July 17, 2025

Formula headline siap pakai yang dirancang dari sudut pandang media buyer, psikolog perilaku, dan copywriter expert

Kebanyakan headline itu gagal bukan karena jelek, tapi karena generik. Semua ngikut format sama, pakai kata-kata aman, dan lupa satu hal penting: setiap audiens, setiap platform, dan setiap fase customer journey butuh pendekatan beda.

Kalau kamu pernah stuck bikin iklan karena gak tahu harus mulai dari angle mana dulu, atau capek trial-error headline yang “kayak udah pernah baca”, berarti kamu butuh sistem headline generator yang dirancang untuk eksperimen nyata.

Di sini, saya bagikan 7 prompt untuk hasilkan headline yang dirancang supaya perform bukan cuma terdengar bagus.

PROMPT 1: Headlines Multi-Angle Generator

Bertindaklah sebagai Tim Kreatif Facebook Ads yang telah menghasilkan ROAS 5.2x untuk brand D2C. Analisis [deskripsi produk saya berikut] dan buatkan 5 headline ads yang siap A/B test dengan pendekatan berbeda: (1) Pain-Agitate-Solution, (2) Before-After-Bridge, (3) Problem-Promise-Proof, (4) Curiosity-Gap, dan (5) Direct-Benefit. Setiap headline maksimal 80 karakter, memiliki hook kuat di 3 kata pertama, dan menggunakan power word strategis. Format hasilnya dalam tabel dengan kolom: Headline | Angle | Psikologi Target | Platform Optimal.

PROMPT 2: Headline Persona-Specific Generator

Sebagai Advanced Copywriter dengan 12 tahun pengalaman direct response, analisis [deskripsi produk berikut] dan buatkan 5 headline ads yang ditargetkan untuk 5 persona berbeda dalam customer journey: (1) Pain-Aware Newbie, (2) Solution-Aware Researcher, (3) Product-Aware Comparison Shopper, (4) Most-Aware Hesitater, dan (5) Post-Purchase Validator. Gunakan framework “Spesific-Measurable-Aspirational-Relevant-Timely” untuk setiap headline dan sertakan emotional trigger words yang spesifik untuk setiap persona. Maksimal 70 karakter per headline.

PROMPT 3: Platform-Optimized Headlines

Sebagai Media Buyer Elite yang mengelola $2.8M budget iklan bulanan, analisis [deskripsi produk ini] dan buatkan 5 headline ads yang dioptimasi khusus untuk: (1) Facebook Feed, (2) Instagram Story, (3) Google Search, (4) YouTube Pre-roll, dan (5) LinkedIn. Setiap headline harus menggunakan formula “Hook-Pain-Promise-CTA” yang disesuaikan dengan behavior pengguna platform tersebut. Sertakan 1 “scroll-stopping phrase” di setiap headline dan indikasikan expected CTR benchmark untuk setiap platform. Maksimal 65 karakter untuk sosial media, 30 karakter untuk search.

PROMPT 4: Psychological Trigger Headlines

Bertindaklah sebagai Behavioral Scientist dengan spesialisasi di consumer psychology. Analisis [deskripsi produk ini] dan buatkan 5 headline ads yang mengaktifkan trigger psikologis berbeda: (1) Loss Aversion, (2) Social Proof Urgent, (3) Curiosity Gap Specific, (4) Achievement/Status, dan (5) Simplicity/Effortless. Setiap headline harus memiliki struktur “Interrupter-Statement-Promise” dan menggunakan phrasing yang mengaktifkan respons limbik vs prefrontal cortex. Highlight “activation words” kunci di setiap headline dan jelaskan respons psikologis target dalam 5 kata.

PROMPT 5: Competitor-Disruption Headlines

Sebagai Brand Strategist yang membantu 14 challenger brands mengganggu market leader, analisis [deskripsi produk saya] dan buatkan 5 headline ads dengan angle disruptif: (1) “Unlike [Competitor]” Positioning, (2) Industry Myth-Busting, (3) Category Re-Defining, (4) Unexpected Result Highlighting, dan (5) Status-Quo Challenging. Setiap headline harus mengandung “pattern interrupt” di 4 kata pertama dan “reframing statement” yang memposisikan produk saya sebagai kategori terpisah. Max 75 karakter dengan minimal 1 angka spesifik di setiap headline.

PROMPT 6: Micro-Testing Headline Suite

Bertindaklah sebagai Conversion Optimization Specialist yang telah mengelola 1,700+ A/B test. Untuk [deskripsi produk ini], buatkan 5 headline ads yang dirancang khusus untuk micro-testing variable berbeda: (1) Durasi Benefit “Instan vs. Long-term”, (2) Emosi Target “Fear vs. Desire”, (3) Feature Focus “Primary vs. Secondary”, (4) Tone “Professional vs. Conversational”, dan (5) Claim Strength “Bold vs. Understated”. Format dalam struktur “Hook + Core Promise + Supporting Detail” dengan maksimal 60 karakter dan highlight variable yang di-test dalam [ ] untuk memudahkan analisis hasil.

PROMPT 7: AIDA-Optimized Headline Matrix

Sebagai Direct Response Specialist yang telah menulis copy untuk 7 kampanye 7-figure, analisis [deskripsi produk ini] dan buatkan 5 headline ads menggunakan modified AIDA framework: (1) Attention-First dengan pattern interrupt, (2) Interest-First dengan unusual claim, (3) Desire-First dengan future pacing, (4) Action-First dengan implied urgency, dan (5) Hybrid dengan Promise-Proof pairing. Setiap headline harus memiliki “3-part psychological architecture” yang memaksimalkan hook di 2 detik pertama, belief building di tengah, dan resolution di akhir. Maksimal 70 karakter dengan minimal 1 “high-response trigger word” per headline.

Jangan buru-buru pakai semua. Pilih satu prompt, tes 5 headline, ukur CTR dan hook rate-nya. Kalau cocok, baru lanjut kombinasi prompt lain. Karena performa iklan bukan soal “kata mana yang keren”, tapi kombinasi kata mana yang nyambung ke konteks, ke audiens, dan ke momen.

Kalau kamu udah coba salah satu prompt ini, DM saya di Instagram @hendrakuang.

Kalau kamu mau sistem bisnis yang terbukti bisa bikin omzet naik tanpa harus nambah tim besar, ini waktunya ngobrol langsung 1-on-1 bareng saya. Di sesi privat meeting online ini, saya akan bongkar strategi digital marketing & AI yang sudah bantu klien tembus puluhan miliar dan bisa kamu terapkan juga ke bisnismu. Klik di sini untuk Booking Konsultasi untuk jadwalkan waktunya.

7 Prompt Kalender Konten 30 Hari yang Dibangun untuk Convert, Bukan Cuma Viral

Hendra Kuang

Salam kenal, saya Full-Time Daddy of 2, sekaligus Digital Marketing & AI Strategist.

Saya menulis tentang AI, strategi digital, paid ads, dan monetisasi produk digital dari rumah, dengan pendekatan yang tetap memprioritaskan waktu bersama keluarga.

Selama lebih dari 15 tahun, saya pernah membangun tim network marketing dengan omzet Rp30M+, membantu brand capai omzet Rp70M lewat strategi iklan, dan sejak April 2025 mulai membangun bisnis produk digital pribadi dari nol.

Semoga tulisan di sini bisa jadi bekal praktis untuk kamu yang ingin bangun bisnis digital tanpa harus jauh dari orang-orang tersayang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

Related Posts

Kalau kamu UMKM atau pebisnis digital, ini ebook yang harus kamu punya! Total 200 prompt siap pakai buat riset, konten, jualan, dan bangun sistem digital tanpa harus mikir dari nol