Jasa Digital Marketing & AI Strategy

Marketing sudah jalan.
Penjualan masih mentok?

Saya Hendra Kuang. Saya bantu pemilik brand menemukan hambatan pertumbuhan, mengelola iklan, dan memakai AI untuk mempercepat kerja tim.

Kita mulai dari kondisi bisnismu: apa yang menahan penjualan, apa yang perlu diperbaiki, dan strategi mana yang layak dijalankan.

Diskusikan Bisnis Saya

Ceritakan kebutuhanmu. Kita bahas bentuk kerja sama yang sesuai.

Hendra Kuang, Digital Marketing & AI Strategist
Hendra KuangDigital Marketing & AI Strategist
15+ TahunPengalaman Digital Marketing sejak 2011
Rp70 Milyar+Omzet klien via paid ads, 2020 s.d. 2023
Rp30 MilyarOmzet organik tanpa iklan, 2011 s.d. 2018
Rp10 Milyar+Belanja iklan dikelola, 2020 s.d. 2023
Apa yang menahan pertumbuhan bisnismu?

Sebelum menambah budget, cari tahu bagian mana yang perlu dibenahi.

Kamu sudah punya produk, pelanggan, dan aktivitas marketing. Tetapi saat mau membesarkan bisnis, masalah seperti ini mulai terasa.

Ilustrasi biaya yang keluar dari aliran budget sebelum menjadi margin bisnis.
01

Budget naik, margin malah menipis.

Iklan mendatangkan penjualan, tetapi setelah dihitung biaya promo, produk, dan operasional, ruang untuk tumbuh makin kecil.

Ilustrasi produksi konten yang belum terhubung dengan proses pembelian.
02

Konten rutin, pesanan belum ikut bergerak.

Tim terus membuat materi. Kamu belum tahu penawaran, pesan, dan cara menjual mana yang benar-benar layak diperbanyak.

Ilustrasi tugas dari beberapa anggota tim yang menumpuk di meja pemilik bisnis.
03

Tim sudah ada. Semua masih menunggu kamu.

Brief, ide konten, evaluasi iklan, sampai keputusan harian menumpuk di pemilik. AI sudah dicoba, tetapi belum masuk ke cara kerja tim.

Mari bedah hubungan antara penawaran, iklan, proses penjualan, dan cara kerja tim, supaya langkah berikutnya punya dasar yang jelas.

Bantuan yang bisa kamu dapatkan

Strategi, pengelolaan iklan, dan AI yang terhubung dengan kebutuhan bisnismu.

Pilih lingkup bantuan sesuai hambatan yang perlu diselesaikan. Kita tentukan prioritasnya bersama sebelum mulai bekerja.

Ilustrasi menyusun strategi dari produk, pelanggan, penawaran, dan prioritas pengujian.
01

Strategi bisnis & digital marketing

Tentukan strategi yang layak dijalankan.

Kita bedah produk, pelanggan, penawaran, margin, dan perjalanan pembelian. Cari titik yang menahan penjualan, lalu tentukan apa yang perlu dikerjakan lebih dulu.

  • Prioritas perbaikan berdasarkan kondisi bisnis
  • Arah penawaran dan pesan pemasaran
  • Rencana pengujian beserta ukuran evaluasinya
Ilustrasi meninjau beberapa materi iklan sambil mengatur budget dan pengujian.
02

Pengelolaan iklan & arahan materi

Kelola iklan dengan arah yang jelas.

Saya bantu menangani strategi dan pengelolaan iklan: menyusun pengujian, membaca hasil, dan menyesuaikan langkah berikutnya dengan budget serta kemampuan bisnismu.

  • Pengelolaan campaign sesuai lingkup kerja
  • Copy iklan serta bantuan script atau brief video
  • Evaluasi iklan bersama data penjualan dan biaya
Ilustrasi konteks bisnis diolah dengan AI menjadi bahan kerja yang diperiksa oleh tim.
03

AI strategy untuk bisnis

Pakai AI untuk meringankan pekerjaan tim.

Pilih pekerjaan yang memang bisa dibantu AI. Rapikan konteks bisnis dan alur kerja agar tim bisa menyiapkan riset, brief, serta ide konten dengan bahan yang relevan.

  • Konteks bisnis sebagai pegangan AI
  • Template instruksi untuk pekerjaan berulang
  • Alur pemeriksaan hasil sebelum dipakai tim
Pembagian kerjanya jelas.

Saya membantu strategi, iklan, dan arahan materi sesuai lingkup yang disepakati. Tim brand menyiapkan video, foto, dan desain, serta menangani stok, layanan pelanggan, dan pemenuhan pesanan.

Bahas Kebutuhan Bisnis Saya
Kenali partner diskusimu

Saya Hendra Kuang. Membangun brand lewat digital marketing sejak 2011.

Digital Marketing & AI Strategist

Kenali pengalaman dan cara kerja Hendra

Sejak 2011, saya menjalankan digital marketing secara organik dan membantu membangun brand. Pada periode 2011–2018, omzet jaringan yang saya bangun melalui network marketing mencapai Rp30 miliar tanpa iklan berbayar.

Sejak 2020, saya juga menangani paid ads untuk brand. Perjalanan ini bermula dari dua teman yang mempercayakan pemasaran bisnis mereka kepada saya. Pada periode 2020–2023, omzet kumulatif klien via paid ads tercatat lebih dari Rp70 miliar, dengan belanja iklan yang saya kelola lebih dari Rp10 miliar.

Pengalaman jatuh bangun itu membentuk cara saya memahami pelanggan, menyusun penawaran, serta menghubungkan keputusan marketing dengan penjualan dan biaya nyata.

Pengalaman menentukan arah. AI membantu pekerjaan tim.

Pencapaian itu dibangun sebelum saya mengandalkan AI dalam pekerjaan marketing. Sekarang, fondasi tersebut saya bawa untuk menemukan hambatan pertumbuhan, mengarahkan iklan, dan memakai AI untuk mempercepat riset serta menyiapkan materi kerja tim.

Untuk pemilik bisnis yang siap bertumbuh

Kamu siap membenahi cara marketing bekerja?

  • Produk sudah terjual dan kamu ingin membangun pertumbuhan berikutnya.
  • Kamu siap membuka data penjualan, biaya, dan kendala yang sedang dihadapi.
  • Ada tim atau partner yang bisa menyiapkan materi dan menindaklanjuti calon pembeli.
  • Kamu bersedia menguji, mengevaluasi, dan memperbaiki cara kerja bersama.
Mulai dari sini

Bawa masalah bisnismu. Kita bahas langkah berikutnya.

  1. 01

    Ceritakan kondisi bisnismu.

    Isi formulir singkat, lalu lanjutkan percakapan di WhatsApp. Sampaikan apa yang sudah berjalan dan di mana pertumbuhannya terasa tertahan.

  2. 02

    Tentukan prioritas dan bentuk kerja sama.

    Kebutuhan, kesiapan tim, budget, lingkup bantuan, dan biaya jasa dibahas sebelum kerja sama dimulai.

  3. 03

    Jalankan rencana dan evaluasi hasilnya.

    Strategi diterjemahkan menjadi pekerjaan dan pengujian. Hasilnya ditinjau untuk menentukan apa yang diteruskan, diperbaiki, atau dihentikan.

Sebelum mulai

Yang perlu kamu tahu.

Bisa bantu menjalankan iklan, atau hanya konsultasi?

Bisa membantu pengelolaan iklan, termasuk strategi, copy, serta script atau brief untuk materi iklan. Jika timmu sudah bisa mengeksekusi dan membutuhkan arahan, bentuk bantuannya bisa difokuskan pada strategi. Lingkup kerja ditentukan setelah kebutuhan bisnismu dibahas.

Siapa yang membuat video dan materi iklannya?

Tim brand menyiapkan video, foto, desain, serta materi produknya. Saya bisa membantu script dan brief agar arah pesannya jelas. Layanan pelanggan, stok, dan pemenuhan pesanan juga tetap ditangani oleh brand.

Berapa biaya jasanya?

Biaya mengikuti lingkup bantuan dan kebutuhan bisnis. Setelah kondisinya dibahas, kamu bisa mempertimbangkan lingkup kerja dan biayanya sebelum memutuskan. Budget iklan dan biaya produksi materi dihitung terpisah dari biaya jasa.

Tim saya belum terbiasa memakai AI. Bisa mulai?

Bisa. Kita mulai dari pekerjaan berulang yang paling relevan: merapikan konteks bisnis, menyiapkan brief, atau menyusun ide konten. Tim tetap memeriksa hasil AI sebelum digunakan.

Apakah ada jaminan penjualan akan naik?

Hasil bergantung pada produk, penawaran, margin, budget, materi, dan kemampuan tim menjalankan penjualan. Saya tidak menjanjikan angka omzet tertentu. Yang kita sepakati adalah pekerjaan, prioritas, dan cara menilai hasilnya.

Saatnya membahas bisnismu

Budget berikutnya mau dipakai untuk apa?

Kalau jawabannya masih menebak, mari kita bicarakan. Ceritakan kondisi bisnismu dan bagian yang paling ingin kamu perbaiki.

Saya bantu melihat kebutuhanmu dan membahas bentuk kerja sama yang sesuai.

Isi formulir singkat, lalu lanjutkan ke WhatsApp. Lingkup kerja dan biaya dibahas sebelum kamu memutuskan.

Ceritakan kebutuhan bisnismu

Belum ada pembayaran pada tahap ini.