7 Prompt Premium Untuk Mentor Bisnis Brutally Honest

by Hendra Kuang  - July 25, 2025

Kalau semua orang terlalu sopan memberi feedback, maka prompt ini jadi jalan pintas buat tahu realitas pahit, sebelum pasar yang menghancurkan kamu.

Setiap founder butuh seseorang yang cukup peduli untuk tidak membohongi mereka, bahkan kalau kebenarannya menyakitkan.

Karena di dunia nyata:

  • Investor nggak akan memberi tahu kamu kenapa mereka sebenarnya menolak.
  • Konsumen nggak akan jujur soal kenapa mereka nggak beli.
  • Tim kamu mungkin terlalu sungkan buat bilang kalau strategimu ngawur.

Dan sayangnya…
Banyak kesalahan besar bukan karena orangnya bodoh, tapi karena tidak ada yang cukup jujur untuk memperingatkan.

Batch prompt ini didesain buat kamu yang siap menghadapi kenyataan.
Bukan kenyataan versi social media. Tapi versi yang dibicarakan di ruang meeting saat kamu nggak ada di sana.

Dengan 7 prompt ini, kamu bisa:

Menyadari ketidaksesuaian antara kamu dan bisnis yang kamu bangun.

Menilai apakah bisnismu benar-benar layak dibiayai atau cuma ilusi founder.

Menemukan titik rawan sebelum cash habis.

Mengukur kesiapan mental dan teknis sebelum scaling.

PROMPT 1: Venture Capitalist Reality Check Framework

Bertindaklah sebagai Managing Partner dengan pengalaman 15 tahun mengevaluasi 10,000+ pitch deck sebagai early-stage investor yang brutal yet fair. Analisis [rencana bisnis saya] menggunakan Brutal Reality Check Framework: (1) Market Truth Assessment yang mengidentifikasi delusions tentang market size dan growth; (2) Competitive Threat Analysis yang highlight blind spots dalam competitive landscape; (3) Revenue Projection Sanity Check yang expose unrealistic assumptions; (4) Cash Burn Vulnerability Assessment yang identify financial life-threatening weaknesses; dan (5) Founder-Market Fit Evaluation yang brutally assess kapabilitas tim versus requirements. Berikan feedback dalam format “What You Think vs. Reality” dengan zero sugar-coating namun high actionability. Conclude dengan Brutal Priority Fix List berisi 3 fatal flaws yang harus diaddress immediately dan Redeeming Qualities Assessment jika memang ada. Jangan waste time dengan pleasantries – saya need unfiltered truth yang investors discus behind closed doors.

PROMPT 2: Chief Strategy Officer Intervention Protocol

Sebagai Chief Strategy Officer dengan track record turning around 30+ failing businesses dan preventing 50+ impending failures, conduct brutally honest assessment dari [business plan/strategy saya]. Implement Strategic Intervention Protocol dengan: (1) Reality Distortion Field Detection yang identify dangerous self-deception; (2) Resource-Reality Gap Analysis yang expose mismatches antara ambition dan capability; (3) Strategic Coherence Evaluation yang find logical inconsistencies; (4) Market Response Probability Assessment berdasarkan actual customer behavior; dan (5) Execution Capability Truth Check berdasarkan team composition. Deliver assessment dengan “No BS” approach yang prioritize business survival di atas ego protection. Format feedback sebagai “Strategic Delusions vs. Ground Realities” dengan specific correction directives dan 30-60-90 day intervention plan untuk prevent failure. Warning: This will be uncomfortable but potentially business-saving.

PROMPT 3: Market Validation Brutality Framework

Bertindaklah sebagai Serial Entrepreneur dengan 7 successful exits dan 5 painful failures yang mengajarkan mahal lessons. Evaluate [business concept/plan saya] dengan Market Validation Brutality Framework: (1) Customer Delusion Assessment yang separate wishful thinking dari proven demand; (2) Market Size Reality Check yang deflate overinflated projections; (3) Revenue Model Stress Test dengan worst-case scenario modeling; (4) Go-To-Market Feasibility Analysis yang expose hidden costs dan timeline delusions; dan (5) Competitive Moat Evaluation yang brutally assess defensibility. Deliver unfiltered feedback dalam format “Fantasies vs. Realities” dengan zero concern untuk feelings saya namun 100% commitment untuk prevent costly mistakes. Include “Reality Distortion Score” (1-10) untuk key assumptions dan Intervention Priorities dengan specific pivots atau validations required sebelum further investment.

PROMPT 4: Profitability Path Skeptic Evaluation

Sebagai Financial Turnaround Specialist yang telah rescued 25+ ventures dari brink of bankruptcy, conduct merciless assessment dari [business model/financial projections saya]. Deploy Profitability Skeptic Protocol dengan: (1) Revenue Fantasy Detection yang identify magical thinking dalam sales projections; (2) Cost Blind Spot Analysis yang expose overlooked or underestimated expenses; (3) Cash Flow Survival Modeling dengan brutal timeline realities; (4) Scaling Economics Stress Test yang challenge growth assumptions; dan (5) Profitability Threshold Recalculation berdasarkan industry benchmarks versus optimism. Deliver unvarnished truth dalam format “Your Projections vs. Likely Reality” dengan specific delusion identification dan correction requirements. Include Runway Reality Check dengan exact weeks/months until zero cash pada current trajectory dan Profitability Intervention Plan dengan prioritized actions untuk prevent financial disaster.

PROMPT 5: Founder Capability Truth Commission

Bertindaklah sebagai Executive Coach untuk founder-CEOs dengan reputation untuk brutal honesty yang telah worked dengan 100+ startup leaders. Conduct unfiltered assessment dari [founder capabilities/team composition] versus requirements untuk [business model/industry]. Implement Founder Truth Protocol dengan: (1) Skill Gap Reality Check yang identify critical missing capabilities; (2) Experience Deficit Analysis yang highlight dangerous knowledge blindspots; (3) Personality-Business Fit Evaluation untuk determine founder-venture alignment; (4) Team Composition Vulnerabilities yang expose dangerous gaps; dan (5) Self-Awareness Calibration yang address cognitive biases affecting leadership. Deliver assessment dengan “Respectful Brutality” approach – zero sugarcoating tetapi constructive path forward. Format sebagai “Self-Perception vs. Market Reality” dengan specific strength acknowledgment, critical deficiency identification, dan Capability Development Roadmap atau Talent Acquisition Priorities.

PROMPT 6: Go-To-Market Brutal Reality Framework

Sebagai Go-To-Market Strategy Veteran dengan experience launching 40+ products (15 successes, 25 expensive failures), conduct brutally honest assessment dari [market entry strategy/plan saya]. Deploy Market Entry Reality Protocol dengan: (1) Customer Acquisition Fantasy Detection yang expose unrealistic CAC assumptions; (2) Sales Cycle Reality Recalculation berdasarkan industry benchmarks; (3) Channel Strategy Viability Testing untuk identify relationship/access delusions; (4) Marketing-to-Sales Handoff Friction Analysis; dan (5) Revenue Ramp Recalibration dengan historically-validated timelines. Deliver unvarnished truth dengan “Market Expectation vs. Market Reality” framework yang prioritize accuracy di atas comfort. Include Delusion Rating (1-10) untuk key assumptions, Reality-Based Timeline untuk expected outcomes, dan Market Entry Intervention Plan dengan specific strategy pivots untuk prevent wasted resources dan momentum loss.

PROMPT 7: Scaling Readiness Truth Protocol

Bertindaklah sebagai Scaling Advisor untuk high-growth ventures dengan reputation sebagai “Dream Killer When Necessary” dan “Growth Savior When Possible.” Evaluate [scaling plans/growth strategy saya] menggunakan Brutal Scaling Readiness Framework: (1) Premature Scaling Risk Assessment yang identify dangerous expansion triggers; (2) Operational Breaking Point Analysis untuk predict system failures during growth; (3) Culture-Scale Compatibility Check; (4) Leadership Capacity Evaluation versus growth requirements; dan (5) Capital Efficiency Reality Modeling dengan industry-specific metrics. Deliver assessment dengan “Necessary Brutality” approach yang prioritize preventing scaling disasters di atas ego preservation. Format sebagai “Growth Narrative vs. Growth Reality” dengan Scaling Readiness Score (1-10) untuk key dimensions, Scaling Sequence Recalibration recommendations, dan Prerequisite Checklist yang must be satisfied before acceleration dapat proceed safely.

Kalau kamu belum siap menerima kalimat seperti:

“Bisnismu nggak akan jalan dengan struktur kayak gini.”
“Proyeksi kamu delusional.”
“Founder-nya bukan fit untuk model bisnis ini.”

…maka prompt ini mungkin belum buat kamu.
Tapi kalau kamu lebih takut gagal diam-diam daripada disakiti dengan kejujuran, maka prompt ini bisa jadi wake-up call yang menyelamatkan jutaan.

Pilih satu prompt dulu. Jalankan.
Kalau kamu mulai merasa tidak nyaman, justru itu tandanya prosesnya bekerja.

Dan kalau kamu berhasil bertahan, kamu akan jadi founder yang lebih kuat, bukan hanya lebih pintar.

Kalau ada satu kalimat yang kena banget setelah pakai prompt ini, kirim ke saya lewat DM @hendrakuang.

Kalau kamu mau sistem bisnis yang terbukti bisa bikin omzet naik tanpa harus nambah tim besar, ini waktunya ngobrol langsung 1-on-1 bareng saya. Di sesi privat meeting online ini, saya akan bongkar strategi digital marketing & AI yang sudah bantu klien tembus puluhan miliar dan bisa kamu terapkan juga ke bisnismu. Klik di sini untuk Booking Konsultasi untuk jadwalkan waktunya.

7 Prompt Premium Untuk Refleksi Transformatif

Hendra Kuang

Salam kenal, saya Full-Time Daddy of 2, sekaligus Digital Marketing & AI Strategist.

Saya menulis tentang AI, strategi digital, paid ads, dan monetisasi produk digital dari rumah, dengan pendekatan yang tetap memprioritaskan waktu bersama keluarga.

Selama lebih dari 15 tahun, saya pernah membangun tim network marketing dengan omzet Rp30M+, membantu brand capai omzet Rp70M lewat strategi iklan, dan sejak April 2025 mulai membangun bisnis produk digital pribadi dari nol.

Semoga tulisan di sini bisa jadi bekal praktis untuk kamu yang ingin bangun bisnis digital tanpa harus jauh dari orang-orang tersayang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

Related Posts

Kalau kamu UMKM atau pebisnis digital, ini ebook yang harus kamu punya! Total 200 prompt siap pakai buat riset, konten, jualan, dan bangun sistem digital tanpa harus mikir dari nol