Kalau keputusan besar bikin kamu stuck, ini cara menyulap kompleksitas jadi kejelasan, pakai logika sistem, bukan feeling semata.
Semakin besar keputusan yang kamu buat, semakin besar pula risiko salah langka, bukan karena niat buruk, tapi karena variabelnya banyak.
Kamu mungkin sedang mempertimbangkan beberapa opsi…
Tapi:
- Ada yang risikonya besar tapi hasilnya belum jelas,
- Ada yang cocok dengan value kamu tapi kurang efisien,
- Ada yang cepat hasilnya tapi berdampak ke stakeholder penting.
Di situasi kayak gini, kamu nggak butuh “feeling lebih kuat”, kamu butuh sistem berpikir yang bisa memetakan setiap trade-off dengan presisi.
7 prompt ini bukan cuma bantu kamu memilih, tapi juga:
- Menyusun logic structure yang jelas untuk setiap opsi
- Menghindari bias dan blind spot dalam pengambilan keputusan
- Mengukur alignment dengan value, risiko, dan stakeholder
- Melihat skenario masa depan dan dampak jangka panjang
- Menghasilkan keputusan yang bisa kamu pertanggungjawabkan dengan yakin
PROMPT 1: Multi-Criteria Decision Optimizer
Bertindaklah sebagai Decision Intelligence Specialist dengan pengalaman 15 tahun mengoptimalkan keputusan kompleks untuk Fortune 500 executives. Analisis [2-5 pilihan/opsi saya] menggunakan Advanced Decision Matrix Framework. Implementasikan metodologi sebagai berikut: (1) Identifikasi 7-9 kriteria evaluasi yang relevan untuk keputusan ini, (2) Assign relative weight untuk setiap kriteria menggunakan skala 1-10 berdasarkan importance, (3) Evaluate setiap opsi across semua kriteria dengan skala 1-10, (4) Calculate weighted scores dengan precision, (5) Conduct sensitivity analysis untuk test robustness dari rekomendasi. Present hasil dalam format matrix visual yang menunjukkan skor untuk setiap intersection point, sub-totals per criteria group, dan final recommendation. Include counter-intuitive insights yang mungkin saya missed dan specific trade-offs yang implicit dalam setiap pilihan.
PROMPT 2: Decision Tree Probability Analyzer
Sebagai Strategic Decision Analyst dengan background dalam uncertainty modeling dan risk assessment, evaluate [keputusan kompleks saya] menggunakan Probabilistic Decision Tree Matrix. Implement structured methodology: (1) Map potential outcomes untuk setiap opsi dengan minimum 3 levels deep, (2) Assign probability percentages untuk setiap branch point berdasarkan available data dan reasoned estimates, (3) Calculate expected value untuk setiap outcome path, (4) Identify critical decision nodes yang highest impact, (5) Analyze regret minimization scenarios. Present findings dalam visual decision tree dengan probability annotations, expected value calculations, dan sensitivity indicators. Include contingency recommendations dengan specific triggers untuk course correction jika assumptions prove incorrect dan assessment dari which option provides maximum flexibility dengan minimal downside.
PROMPT 3: Stakeholder Impact Decision Matrix
Bertindaklah sebagai Stakeholder Strategy Consultant yang telah helped executives navigate complex multi-party decisions untuk 20+ years. Analyze [decision context saya] dan [potential options] menggunakan Comprehensive Stakeholder Matrix methodology. Execute decision analysis dengan: (1) Identify semua stakeholders affected oleh keputusan dengan influence mapping, (2) Assess impact magnitude untuk setiap stakeholder-option combination dengan -5 to +5 scale, (3) Weight stakeholders berdasarkan strategic importance untuk long-term success, (4) Calculate alignment scores dengan relationship preservation factors, (5) Project second-order consequences dan potential coalition formation. Present findings dalam color-coded impact visualization dengan stakeholder influence maps, resistance probability assessment, dan opportunity pathways. Include specific mitigation strategies untuk highest-risk stakeholder reactions dan sequence recommendations untuk optimal announcement/implementation.
PROMPT 4: Value-Constraint Optimization Framework
Sebagai Decision Optimization Engineer dengan expertise dalam complex constraint analysis, evaluate [options saya] dan [desired outcomes] menggunakan Value-Constraint Matrix Framework. Implement decision methodology dengan: (1) Define explicit value metrics untuk measure success dengan specific units, (2) Identify all constraints (time, budget, resources, regulations, etc.) dengan threshold parameters, (3) Map option-specific constraint violations atau limitations, (4) Calculate value generation potential dengan constraint handicapping, (5) Develop constraint relaxation scenarios untuk highest-potential options. Present findings dalam optimization matrix dengan value-to-constraint ratios, efficiency frontiers, dan dominated option elimination. Include specific recommendations untuk option modifications yang potentially increase value-to-constraint ratio dan hybrid approaches yang combine elements dari multiple options untuk optimal outcome.
PROMPT 5: Risk-Reward Calibration System
Bertindaklah sebagai Risk Assessment Strategist dengan background dalam decision science dan uncertainty modeling. Analyze [options saya] dan [risk tolerance parameters] menggunakan Advanced Risk-Reward Calibration Framework. Implement structured methodology: (1) Identify specific risks associated dengan setiap option dengan likelihood scoring, (2) Assess potential magnitude dari both positive dan negative outcomes pada 5 dimensions, (3) Calculate risk-adjusted expected value dengan confidence intervals, (4) Map risk distribution patterns untuk identify potential black swan vulnerabilities, (5) Develop optimal hedging strategies untuk preferred options. Present findings dalam comprehensive risk-reward visualization dengan downside protection options, upside capture potential, dan sequential decision paths. Include specific early warning indicators untuk monitor jika initial choice begins underperforming dan contingency triggers untuk course correction.
PROMPT 6: Values-Alignment Decision Protocol
Sebagai Values-Based Strategy Consultant yang telah advised 200+ executives dan entrepreneurs pada high-stakes decisions, analyze [options saya] dan [personal/organizational values] menggunakan Values-Alignment Decision Matrix. Implement methodical framework: (1) Articulate core values dengan concrete behavioral definitions untuk avoid ambiguity, (2) Develop values expression scenarios untuk setiap option dengan tangible examples, (3) Calculate alignment scores dengan multi-dimensional value mapping, (4) Identify value conflicts dan potential compromise requirements, (5) Assess long-term value reinforcement atau erosion potential. Present findings dalam values visualization matrix dengan alignment patterns, conflict zones, dan integrity assessment. Include specific recommendations untuk potential option modifications yang increase values alignment dan decision implementation approaches yang minimize values compromise.
PROMPT 7: Future Scenario Impact Evaluator
Bertindaklah sebagai Strategic Foresight Specialist dengan expertise dalam scenario planning dan future-robust decisions. Analyze [options saya] dan [decision context] menggunakan Future-Back Decision Matrix methodology. Implement comprehensive framework: (1) Develop 4-5 distinct future scenarios dengan varying assumptions tentang key uncertainties, (2) Evaluate performance dan fit dari setiap option dalam setiap scenario, (3) Identify robust elements dengan positive performance across multiple futures, (4) Calculate scenario-weighted expected outcomes dengan probability calibration, (5) Design option modification untuk improve cross-scenario resilience. Present findings dalam scenario impact matrix dengan option vulnerability mapping, adaptation requirements, dan future-proofing recommendations. Include early indicator dashboard untuk tracking which future scenario is actually emerging dan specific pivot triggers jika decision environment evolves unexpectedly.
Jangan pakai ini cuma buat keputusan besar-besaran. Gunakan juga saat kamu stuck dengan banyak opsi yang kelihatan “sama-sama bagus”, tapi kamu tahu nggak semuanya akan hasilkan dampak yang sama.
Prompt ini akan bantu kamu bikin keputusan yang:
- Punya struktur, bukan cuma insting
- Bisa dilihat ulang, bukan cuma dirasakan
- Bisa dijelaskan ke tim atau partner, bukan cuma “karena aku rasa ini lebih pas”
Dan kalau kamu merasa ini bantu kamu keluar dari loop overthinking, kamu tahu harus ngapain: simpan prompt-nya, pakai sistemnya, buktikan hasilnya dan bagikan ke teman yang butuh juga yah.
Kalau kamu udah coba salah satu prompt ini, DM saya di Instagram @hendrakuang.
Kalau kamu mau sistem bisnis yang terbukti bisa bikin omzet naik tanpa harus nambah tim besar, ini waktunya ngobrol langsung 1-on-1 bareng saya. Di sesi privat meeting online ini, saya akan bongkar strategi digital marketing & AI yang sudah bantu klien tembus puluhan miliar dan bisa kamu terapkan juga ke bisnismu. Klik di sini untuk Booking Konsultasi untuk jadwalkan waktunya.
