Pelatihan AI Korporat · In-House

Latih tim kamu pakai AI. Lalu, kalau perlu, saya bangun otomasinya.

Kebanyakan pelatihan AI berhenti di teori. Tim pulang semangat, dua minggu kemudian balik ke cara manual. Yang saya latih beda: langsung di tugas nyata tim kamu, sampai jadi cara kerja, bukan sekadar tahu.

Hasil, bukan sekadar pengetahuanIn-house, bukan kelas rameOnsite di Medan, atau online
Tim yang di-upskill dan bekerja dengan AI
Kenapa Pelatihan AI Biasa Gagal

Tim kamu bukan kurang pintar. Latihannya yang tidak nyambung ke kerjaan mereka.

Tim terjebak kerja manual berulang tanpa arah

Contoh yang dipakai basi

Latihan pakai kasus umum, bukan pekerjaan tim kamu. Jadi setelah sesi, tidak ada yang tahu cara memindahkannya ke meja sendiri.

Output generik

AI dipakai apa adanya, hasilnya kaku dan tidak sesuai brand. Tim menyimpulkan AI tidak berguna, padahal cuma belum diajari benar.

Berhenti setelah sertifikat

Satu hari workshop, tepuk tangan, selesai. Tanpa pendampingan, kebiasaan lama menang dalam dua minggu.

Yang Tim Kamu Pelajari

Enam hal yang bikin AI jadi cara kerja, bukan mainan.

Dasar AI yang jujur

Cara kerja AI generatif, apa yang bisa dan tidak bisa dipercaya, kapan harus dicek ulang. Tim berhenti takut, juga berhenti terlalu percaya.

Nulis prompt untuk tugas nyata

Bukan trik viral. Cara menyusun instruksi untuk pekerjaan spesifik tim, sampai hasilnya konsisten dan sesuai gaya brand kamu.

Nyambungin AI ke alur kerja

AI yang nempel di tools yang tim sudah pakai (spreadsheet, email, WhatsApp), bukan tab terpisah yang lupa dibuka.

Rancang otomasi & agent

Opsional, untuk tim yang siap. Mengubah tugas berulang jadi sistem yang jalan sendiri, dengan pengawasan manusia tetap di tempatnya.

Adopsi yang bertahan

Ritme, contoh, dan aturan main supaya AI dipakai tim setiap hari, bukan cuma pas ada yang ingat.

Keamanan & tanggung jawab

Data mana yang boleh dan tidak boleh masuk AI, cara jaga privasi, dan siapa yang bertanggung jawab atas output. Rapi sebelum jadi masalah.

Disesuaikan per Tim

Latihan yang beda untuk pekerjaan yang beda.

Tim marketing tidak butuh latihan yang sama dengan tim HR. Pilih fokus tim kamu, dan lihat contoh konkret apa yang mereka pelajari.

Cara Kerjanya

Dari audit sampai jadi kebiasaan.

01

Audit alur kerja

Saya petakan tugas harian tim kamu dan tunjuk mana yang paling banyak makan waktu dan paling cocok dibantu AI. Bukan latihan umum, tapi latihan untuk pekerjaan kamu.

02

Workshop hands-on

Tim langsung praktik di tugas nyata mereka, bukan contoh basi. Pulang dari sesi, mereka sudah punya prompt dan template yang bisa dipakai besok pagi.

03

Bangun otomasi (opsional)

Kalau kamu mau, tugas yang berulang tidak cuma dibantu AI, tapi dijalankan sistem: follow-up, laporan, entri data. Saya bangun dan serahkan ke tim.

04

Pendampingan

Perubahan kebiasaan butuh waktu. Selama 2 sampai 3 bulan saya dampingi supaya AI benar-benar jadi cara kerja, bukan mainan sebulan lalu dilupakan.

Dua Cara Mulai

Pilih sesuai kesiapan tim kamu.

Pelatihan AI

Untuk tim yang mau naik level sendiri

  • Audit alur kerja tim
  • Workshop hands-on (onsite / online)
  • Template prompt siap pakai
  • Pendampingan setelah pelatihan
  • Panduan keamanan & tata kelola AI
Paling Berdampak

Pelatihan + Implementasi

Untuk yang mau langsung punya sistem jalan

  • Semua yang ada di Pelatihan AI
  • Otomasi / AI agent dibangun
  • Integrasi WhatsApp, CRM, spreadsheet, email
  • Serah terima sistem + latih tim
  • Pemantauan setelah live

Harga menyesuaikan jumlah peserta dan kebutuhan, dibahas terbuka setelah sesi audit. Tanpa paksaan lanjut.

Hendra Kuang
Siapa di Balik Ini

Dibangun dari 15 Tahun Jatuh Bangun di Lapangan.

Hendra Kuang
Digital Marketing & AI Strategist
Rp70 Miliar+
Revenue klien via paid ads, sampai 2023
Rp10 Miliar+
Ad budget dikelola, sampai 2023
Rp30 Miliar+
Omzet via organic marketing
15+ Tahun
Pengalaman marketing & leadership di lapangan

Angka-angka itu sudah berlalu, dicapai di zaman yang sama sekali berbeda, sebelum AI ada. Yang tersisa bukan pencapaiannya, tapi pengalaman jatuh bangun dan trial error di baliknya. Pelatihan AI ini dibuat supaya pengalaman jatuh bangun itu bisa menjadi fondasi untuk tim kamu memakai AI dengan benar sejak awal, tanpa mengulang kesalahan yang sama.

Saya habiskan bertahun-tahun gagal dan jatuh sampai menemukan cara kerja yang benar, dari banyak yang salah dulu. Sekarang dengan AI, proses itu bisa dipercepat secara signifikan. Yang butuh waktu lama untuk saya pelajari, saya harap bisa kamu capai jauh lebih cepat dengan pelatihan ini.
Diskusikan Kebutuhan Tim

Ceritakan tim kamu. Saya balas dengan peluang AI yang paling nyata.

Audit alur kerja 30 menit untuk memetakan peluang AI paling nyata di tim kamu. Kamu keluar dengan gambaran jelas: tugas mana yang paling layak dibantu AI duluan.

Setelah kirim, kamu diarahkan ke WhatsApp saya dengan ringkasan datamu sudah terisi otomatis.