AI Performance Insights Merchant Center Itu Apa? Ini yang Wajib Disiapkan Toko Online Indonesia

AI Performance Insights adalah laporan baru di Google Merchant Center yang menunjukkan seberapa sering produk tokomu muncul dan disebut di AI Mode, dibandingkan kompetitor sejenis. Google mengumumkan fitur ini lewat dokumentasi resmi Merchant Center, dan sampai September 2026 statusnya masih uji terbatas di Amerika Serikat menurut ulasan Digital Applied.
Bagian dari playbook: Playbook SEO dan GEO di Era AI
Intinya:
- AI Performance Insights membandingkan visibilitas produkmu di AI Mode dengan kompetitor lewat metrik bernama share of voice.
- Fitur ini rencananya diperluas ke Australia, Kanada, India, dan Selandia Baru, tapi belum ada jadwal resmi untuk Indonesia.
- Toko online di Indonesia tetap bisa mulai bersiap sekarang lewat Conversational Attributes yang sudah tersedia global dan lewat Search Console.
Misalnya kamu jualan sepatu lari lewat toko online sendiri, bukan lewat marketplace. Kompetitor sekelasmu sudah rapi mengisi data produk dengan bahasa yang natural, bukan cuma kode SKU dan spesifikasi teknis. Saat orang bertanya ke AI Mode “sepatu lari yang cocok buat lari jarak jauh tapi ringan”, produk kompetitor lebih gampang disebut karena datanya lebih mudah dipahami sistem AI. Produkmu tetap ada di katalog, tapi jarang muncul di jawaban.
AI Performance Insights Merchant Center Itu Apa dan Kenapa Google Bikin Fitur Ini?
Google AI Mode adalah mode pencarian percakapan di Google yang merangkum jawaban dari banyak sumber jadi satu respons, bukan daftar tautan biasa. Karena jawabannya diringkas, tidak semua produk yang ada di katalog akan disebut. Sebagian besar traffic pencarian tetap mengarah ke hasil biasa, tapi porsi yang lewat AI Mode terus naik, seperti yang pernah kita bahas soal Google AI Mode yang penggunanya terus bertambah.
Karena itu Google butuh cara supaya penjual tahu posisi mereka di ruang baru ini. AI Performance Insights membongkar empat data sekaligus, menurut ringkasan Search Engine Land dan dokumentasi Google:
- Share of Voice, perbandingan seberapa sering produkmu disebut versus kompetitor sejenis untuk kueri yang relevan.
- Shopping Funnel Performance, performa produkmu di tiap tahap belanja, mulai dari discovery, evaluasi, sampai pembelian.
- Product Term Insights, istilah pencarian populer yang dipakai orang saat mencari kategori produkmu.
- Product Attributes Insights, spesifikasi produk yang paling sering dicari tapi mungkin belum kamu isi lengkap.
Konsep share of voice ini mirip dengan yang sudah lebih dulu muncul di sisi iklan berbayar lewat peer benchmarking otomatis di Google Ads. Bedanya, AI Performance Insights fokus ke sisi organik dan produk, bukan performa kampanye berbayar.
Apa Itu Conversational Attributes?
Conversational Attributes adalah cara baru mengisi data produk di Merchant Center dengan kalimat natural, bukan cuma kolom teknis seperti warna, ukuran, atau bahan. Tujuannya supaya AI Mode lebih mudah mencocokkan produkmu dengan pertanyaan yang ditulis orang secara bebas. Fitur input ini, berbeda dari laporan AI Performance Insights, sudah bisa dipakai di semua negara termasuk Indonesia.
Kenapa Ini Penting Buat Toko Online dengan Tim Tipis di Indonesia?
Kamu tidak perlu buru-buru daftar tunggu atau bayar tools pihak ketiga yang mengaku bisa membuka akses lebih cepat. Data yang dipakai laporan ini murni berasal dari sistem Google sendiri, bukan hasil hack atau trik teknis. Yang perlu kamu lakukan sekarang adalah menyiapkan data produk supaya rapi sebelum laporan ini tersedia di akunmu.
Ini jebakannya, kalau tokomu jualan jasa atau produk digital bukan barang fisik lewat Google Shopping, AI Performance Insights tidak relevan langsung untukmu. Fitur ini khusus produk yang terdaftar di Merchant Center. Prinsip di baliknya, yaitu menulis konten yang mudah dikutip AI, tetap berlaku untuk jenis bisnis apa pun.
Kapan ini juga tidak berlaku, kalau volume pencarian produkmu terlalu kecil untuk dihitung sistem. Semakin niche kategorimu, semakin lama kamu menunggu data yang cukup untuk dianalisis. Jangan berharap laporan ini langsung berguna di hari pertama akses dibuka.
Langkah yang Bisa Kamu Cek Minggu Ini
Kamu tidak perlu menunggu fitur ini masuk Indonesia untuk mulai bersiap.
- Cek apakah tokomu sudah terdaftar di Google Merchant Center. Kalau kamu jualan produk fisik lewat website sendiri, ini fondasi wajib sebelum bicara AI Mode.
- Lengkapi deskripsi produk dengan kalimat natural lewat Conversational Attributes, bukan cuma spesifikasi teknis singkat.
- Bangun baseline sekarang lewat Search Console untuk melacak sinyal performa di AI Overview, supaya kamu punya data pembanding saat AI Performance Insights benar-benar tersedia.
- Coba tanya AI Mode secara manual dengan kata kunci yang biasa dipakai calon pembelimu, lihat produk siapa yang muncul duluan.
- Jadwalkan pengecekan bulanan di Merchant Center, karena Google tidak mengumumkan akses pilot lewat pemberitahuan resmi ke tiap akun.
Produk yang datanya rapi hari ini akan lebih siap saat pintu AI Mode benar-benar terbuka lebar buat produkmu. Kalau kamu ingin menyusun strategi konten dan data produk yang siap dikutip AI sejak sekarang, kamu bisa mulai dengan langganan newsletter Hendra Kuang untuk update praktis seperti ini setiap minggu.
Kalau kamu mau membedah kenapa bisnismu belum muncul di Google dan mesin AI, lihat sesi konsultasi 1-on-1.
Pertanyaan yang sering muncul
AI Performance Insights Merchant Center itu apa?
AI Performance Insights adalah laporan baru di Google Merchant Center yang menunjukkan seberapa sering produk tokomu disebut di AI Mode dibandingkan kompetitor sejenis. Laporan ini mencakup share of voice, performa di tiap tahap funnel belanja, istilah pencarian populer, dan atribut produk yang paling dicari orang. Sampai September 2026, fitur ini masih uji terbatas di Amerika Serikat dan belum ada jadwal resmi untuk Indonesia.
Kapan AI Performance Insights tersedia di Indonesia?
Google belum mengumumkan jadwal resmi untuk Indonesia. Rencana perluasan yang sudah diumumkan Google baru mencakup Australia, Kanada, India, dan Selandia Baru setelah masa uji terbatas di Amerika Serikat selesai. Toko online di Indonesia bisa memantau ketersediaannya lewat menu Analytics di Merchant Center secara berkala sambil menyiapkan data produk lebih dulu.
Apa bedanya AI Performance Insights dengan Google Search Console?
Search Console melacak performa konten dan halaman website di hasil pencarian termasuk AI Overview secara umum. AI Performance Insights lebih spesifik untuk produk yang terdaftar di Google Merchant Center dan fokus pada visibilitas produk di AI Mode dibandingkan kompetitor. Keduanya saling melengkapi, bukan saling menggantikan, untuk memantau performa bisnis di pencarian berbasis AI.
Bagaimana cara menyiapkan toko online untuk AI Mode sebelum AI Performance Insights tersedia?
Mulai dengan mendaftarkan produk di Google Merchant Center kalau belum, lalu lengkapi deskripsi produk lewat Conversational Attributes yang sudah tersedia global termasuk Indonesia. Bangun kebiasaan memantau performa lewat Search Console sebagai baseline. Cek juga secara manual bagaimana AI Mode merespons kata kunci yang biasa dipakai calon pembelimu untuk melihat posisi produkmu saat ini.
Butuh bantuan terapkan ini ke bisnismu?
Konsultasi digital marketing & AI langsung dengan Hendra Kuang, strategi berbasis data untuk market Indonesia.
Mulai konsultasi


